Mengenal Access Point

December 15, 2009 by
Filed under: Pengantar Wireless 

Access Point (AP)

Digunakan untuk melakukan pengaturan lalulintas jaringan dari mobile radio ke jaringan kabel atau dari backbone jaringan wireless client/server. Biasanya berbentuk kotak kecil dengan 1 atau 2 antena kecil. Peralatan ini merupakan radio based, berupa receiver dan transmiter yang akan terkoneksi dengan LAN kabel atau broadband ethernet. Saat ini beredar di pasaran adalah access point yang telah dilengkapi dengan raouter di dalamnya yang biasa disebut wireless router.

Wireless Router (WR)

Wireless Router selain sebagai penghubung (access point) untuk jaringan Local bisa berfungsi memforward IP di luar dalam jaringan Local. Sebagai contoh kita mempunyai IP 192.168.0.1 untuk jaringan Local kita sedangkan kita ingin jaringan 192.168.0.1 kita tidak tersentuh oleh orang luar dari jaringan local itu. Nah dari wireless router itu kita bisa setting sebagai contoh menjadi IP 10.50.10.xxx. Otomatis client yang mendapat IP dari 10.50.10.1 itu tidak bisa masuk ke jaringan 192.168.0.1. Inilah fungsi maksimal dari router yaitu untuk memprotect jaringan lokal kita sehingga resiko data diambil oleh orang luar lebih sedikit. Jadi kesimpulannya wireless raouter adalah sebuah acces point yang berfungsi meneruskan IP Local kita sedangkan Router berfungsi meneruskan IP local kita menjadi IP yang kita inginkan.

Ciri-ciri fisik :
Pada Panel belakang biasanya terdapat :

  1. Omni Antena ada yang bisa dicopot (detachable antenna) biasanya menggunakan konektor RP-SMA atau RP-TNC, ada juga yang fixed (non-detachable antenna)
  2. Reset button, tombol Reset untuk me-reset AP ke default factory setting
  3. Ethernet port/Port WAN, Port ini biasanya ditandai dengan tulisan: Internet atau WLAN. Kabel dari modem bisa masuk sini.menggunakan konektor RJ45 terhubung ke Internet via Cable / DSL Modem
  4. LAN Port (wired) bisa dipakai untuk konek desktop komputer, print server, network-attached storage, dll. Port ini biasanya ditandai dengan angka 1-4.
  5. Power adapter, colokan DC Power Supply

Pada panel depan, umumnya terdapat lampu-lampu LED yang menjadi Indikator;

  1. Indikator power, ketika power adapter dicolokkan, harus menyala.
  2. WLAN atau Wireless B atau G, hanya dapat diaplikasikan pada wireless router
  3. Led 1, 2, 3, or 4, indikator dimana LAN port digunakan ke perangkat lain. Jika salah satu LAN digunakan, maka indikator harus menyala sesuai nomor di port belakang yang digunakan.
  4. Link Internet atau WAN, Jika LED Internet/WAN tidak menyala pastikan modem/ kabel UTP LAN menyala dan telah terhubung ke port Internet dengan benar.

Peralatan Penunjang (optional)

1. Kabel Pigtail atau kabel jumper dan konektor
Adalah kabel penghubung AP ke Antena Eksternal. Alat ini diperlukan untuk menghubungkan antara antena eksternal dengan access point. Pada kedua ujung kabel terdapat konektor dimana type konektor disesuaikan dengan konektor yang melekat pada access point. Kebanyakan Pigtail di pasaran adalah : RP- SMA to N-Type Male dan RP-TNC to N-Type Male.


2. Antena Eksternal, Tower dan Penangkal Petir ( Lightning Arrester )
Digunakan untuk meningkatkan jarak jangkau wireless LAN. Antena bawaan AP dilepas kemudian dengan pigtail, RF out AP dihubungkan ke Antena eksternal.

Tower berguna untuk mendapatkan jangkauan area coverage yang maksimal, kita perlu menaikkan antena omni eksternal ke tempat yang tinggi agar client WLAN anda bisa menangkap sinyal radio dengan baik.

Sebagai pengaman dari petir maka kita memerlukan alat berfungsi menyalurkan kelebihan beban listrik saat petir menyambar ke kabel pembumian(grounding), biasa dikenal dengan Lightning Arrested Protector, dipasang pada kabel jumper antara perangkat access point dengan antena eksternal. Grounding untuk penangkal petir umumnya ditanam dengan batang tembaga hingga kedalaman beberapa meter sampai mencapai sumber air. Ingat grounding yang kurang baik akan menyebabkan perangkat wireless tetap rentan terhadap serangan petir.

3. POE (Power Over Ethernet) atau DC Power Injector
Agar kabel listrik tidak dinaikkan ke atas untuk “menghidupkan” access point maka kita memerlukan alat “POE” ini, yang fungsinya mengalirkan listrik melalui kabel ethernet atau kabel UTP/STP.

Berbagai Branded Wireless Access Point :

  • Senao ECB 3220
  • Linksys WRT54GL DDWRT
  • TP-LINK WA601G
  • DWL-2100AP AirPlus Xtreme G High-Speed 2.4 GHz
  • Netgear
  • D-Link AirPremier DWL-2210AP
  • Asus WL-HDD 2.5
  • Dll

Pemasangan/perakitan sederhana :

Comments

18 Responses to “Mengenal Access Point”

  1. gajah_pesing on December 15th, 2009 2:14 pm

    nek duwe turahan access point, mbok kancane iki diwenehi

    response: lha mbok iyo…

  2. masiqbal on December 16th, 2009 7:02 am

    nice share, jadi inget dulu pertama kali denger istilah “pigtail” tak pikir beneran buntut babi, ternyata kabel (lmao)

    response: makasih, masiqbal ki yo aneh2, masak buntut babi dihubungkan dengan networking…hehehe…

  3. Alfaro Lamablawa on December 16th, 2009 9:08 am

    hahaha pigtail…
    aneh-aneh yah istilahnya..
    salam kenal

    response: iya..ya…, salam kenal balik *salaman*

  4. Andy MSE on December 16th, 2009 11:17 pm

    artikel yang sangat berguna… sangat bermanfaat… terimakasih!

    response: sama-sama, terima kasih sudah berkunjung

  5. amanda on January 29th, 2010 1:26 pm

    saya mau minta bantuan, langkah-langkah seting access point

  6. kelik on March 18th, 2010 10:48 am

    makasih mas hendri..artikel yang bagus..bisa nambah pengetahuan saya.tq

  7. yoke on July 24th, 2010 9:09 am

    kalo ingin dpakai di rumah,dan modem itu ada di lantai atas,kalo ingin share wifi ke bawah,bisa g tetap dengan antena outdoor itu?
    tentu saja tetap antenanya brada di dalam rumah.
    lalu seumpama hanya antena saja,apakah akan tetap riskan tersambar petir?
    makasih banyak sebelumnya atas saran2 yg akan diberikan

    response : Secara teori bisa, tapi mungkin kecepatan berkurang. Maslah tersambar petir ato tidak, tergantung lokasi ditempatkan (klo tempatnya tinggi banget, ya mudah tersambar) dan musim (musim kemarau setinggi apapun aman :D )

  8. indra wijaya on January 2nd, 2011 9:22 am

    mas fungsi AP ini apakah bs buat nangkep signal wifi kaya d mall, bandara dll
    soalnya sy ada rencana mau beli TPLink TL-WA5210G
    sory mas pertanyaanku agak kolot heheh…

  9. ahsanul yaqin on February 19th, 2011 8:03 am

    salam kenal

    mas mau tanya MK sistem komunikasi wareles itu harusnya pembahasanya seperti apa?

    karna dikampus saya yang di ajari tentang frekwensi dan pembagian bandwite di gsm bukannya tentang seting wife mikrotik dan sejenisnya

    trima kasih sebelumnya
    ahsan

  10. gufron on May 5th, 2011 7:58 am

    saya mau minta bantuan, langkah-langkah seting HANDPHONE NOKIA E63 SEBAGAI MEDIA ALTERNATIVE PENGGUNAAN ACCESS POINT UNTUK SHARING INTERNET DAN DATA

  11. Network Device « Blog Dhika_Rj on July 26th, 2011 6:53 am
  12. sudiana on August 4th, 2011 2:51 am

    wah keren

  13. Hakim on August 15th, 2011 2:25 pm

    Tlg dong penjelasan tentang peralatan yg dibuthkan dan cara instalasi hotspot, Thx

  14. Hakim on August 15th, 2011 2:27 pm

    Send to my email

  15. risma on November 9th, 2011 5:15 am

    maksih sudah membantu,
    semua tugas jd berezs dech..

  16. aryo on November 14th, 2011 7:44 am

    thx buat infonya gan..
    btw ane masih bingung nih gan, ane punya cisco sama switch TP-link.
    pas ane sambungin dari AP ke switch kok internet accessnya gak nyambung yaa.? tapi klo langsung dari AP ke PC, internet accessnya nyambung.
    apakah ada penyesuaian di switchnya terlebih dahulu.? tolong dibantu gan…

  17. pertemuan kedua APJK (Analisis perancangan jaringan Komputer) « susiratnasari97845 on February 7th, 2012 3:18 am
  18. Analisis Perancangan Jaringan « meri afli on February 28th, 2012 4:23 am

Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!





*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image