Ubuntu After Install @ PPTI UNS
Setelah semua mahasiswa telah menginstall Ubuntu satu per satu ( ingat harus dual OS, jangan sampai menghapus data dan wind*** orang ). Pastikan…!!!
1. Ubuntu saudara terkonek dengan jaringan internet.
- Klik kanan Network Manager Applet ( Pojok Kanan Atas ) > Edit Connections…
- Pada Menu Network Connections, tepatnya pada tab Wired, klik Add/Edit
- Isikan pada Connection name dengan: “PPTI/Labkom 1″ dan centang “Connect Automatically”
- Klik IPv4 Settings > pada Method isikan Manual > pada Addresses klik Add lalu isikan seperti gambar di bawah :
- Jangan lupa centang Available for all user dan terakhir Apply…
- Coba untuk browsing, gunakan mozilla firefox..!!
2. Update Ubuntu menggunakan repo lokal
Masuk ke terminal ( Applications > Accesorries > Terminal )
masuk ke menu root dengan mengetikkan sudo su ,lalu masukkan passwordnya. pastikan terjadi perubahan $ menjadi #.
ketikkan :
gedit /etc/apt/source.list
tandai dengan # di awal semua kalimat dan pada baris paling akhir isikan :
deb http://bos.fkip.uns.ac.id/ubuntu/ jaunty main restricted universe multiverse
deb http://bos.fkip.uns.ac.id/ubuntu/ jaunty-updates main restricted universe multiverse
deb http://bos.fkip.uns.ac.id/ubuntu/ jaunty-security main restricted universe multiverse
jangan lupa save dan bisa di exit.
ketikkan :
apt-get update
tunggu hingga selesai, cepat dan lembat, tergantung koneksi saudara.
3. Kustomisasi Desktop
Sambil menunggu proses update selesai, silakan bereksperiment dengan mengganti theme, wallpaper, icon, font, interface, screensaver, dan lain-lain. Caranya hampir sama pada komputer Wind***, Klik kanan di sembarang desktop > Change Desktop Background
Untuk screensaver, silakan dicari pada menu System > Preferences > Screensaver
4. Membuat Shortcut, Setting Panel Menu dan Workspace
- Untuk membuat shortcut ( di Linux namanya Launcher ), silakan :
Cari aplikasi apa yang akan dijadikan launcher > Klik Kanan nama aplikasi tersebut > Add this launcher to desktop untuk di desktop atau Add this launcher to panel untuk di panel bar.
- Menambahkan aplikasi di panel menu, caranya : klik kanan pada panel menu > Add to Panel

Silakan setting dan bereksperiment sendiri….!!!
- Setting workspaces
membuat multi desktop Ubuntu, biasa juga disebut Workspace switcher bermanfaat ketika kita membuka beberapa aplikasi yang membuat panel bawah terlihat penuh kita dengan mudah dapat berpindah ke lain desktop. Pengaturan terletak pada panel bawah pojok kanan. Klik Kanan pada Workspace Switcher > Preferences. Terdapat isian untuk mengisikan column dan rows. seperti halnya tabel, column adalah jumlah kolom sedangkan rows adalah jumlah baris. Contoh saya isikan column 4 dan rows 2.

untuk berpindah antar desktop, gunakan kombinasi keyboard ctrl + alt + panah kanan/kiri.
5. Coba saja kombinasi hotkeys :
- Alt + Tab
- Win + Tab
- Win + E
Apa yang terlihat, menarik bukan…? Silakan bereksperiment sendiri….
Baca dan komentari juga:
Comments
6 Responses to “Ubuntu After Install @ PPTI UNS”
Feel free to leave a comment...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!






























nice post, hend
coba Ctrl+Alt+D
dan lihat apa yang terjadi
*begaya kayak MTGW*
-di dalam windows terbagi beberapa partisi yaitu bagian ruang didalam hardisk sebagai ruang penyimpan data seperti C,D atau E DAN susunan direktorinya ditentukan dgan kondisi partisi dan hardisk
-Sedangkan didalam Linuk tidak ada istilah partisi DAN tidak mengenal konsep drive.
Di dalam sistem Windows di susunan direktorinya ditentukan juga oleh partisi, yaitu pembagian ruang di dalam hardisk sebagai ruang penyimpan data seperti C, D, E dan sebagainya.
Sedangkan di dalam Linux tidak ada istilah partisi untuk ruang penyimpanan data.
Di windows susunan direktorinya ditentukan dengan kondisi partisi dan hardisk sedangkan linux tidak mengenal konsep drive.
Di dalam sistem windows penyimpanan data di simpan ke dalam hardisk yang sudah dibagi menjadi beberapa bagian seperti C,D,E, dan sebagainya sedangkan di linux sistem penyimpanan data di simpan ke dalam direktori yang berada di dalam struktur direktori linux.
Dalam penunjukan lokasi file di windows menggunakan backslize dan ditunjukkan letak penyimpanan data di dalam direktori D atau yang lain sedangkan di linux menggunakan slize saja tanpa menunjukkan letak penyimpanan data.
perbedaan direktori di windos dan linuk
linuk
tidak mengenal drive
macam partisi dapat di mount ke dalam direktori yangt ada di dalam struktur direktori linuk
unjtuk menuju direktori menggunakan /
penamaan file dan direktorinya case-sensitif
tipe file sistem ext1,ext2,ext4D:\Folder\tempat menyimpan\file.txt >> di Windows
/Folder/tempat menyimpan/file.txt >> di Linux
windos
mengunakan sistem drive