WordPress University
Saat ini bisa kalau ditanya CMS apa yang paling populer, saya akan menjawabnya WordPress. Ketika ditanya “kamu pilih blogspot atau wordpress?” Saya akan memilih WordPress, karena apa? Karena saya saat ini sedang memakai dan menggunakannya. Kenapa Pilihnya Wordrpress? Tentu bukan sekedar ikut-ikutan saja, tapi terus terang WordPress memang lebih enak dan lebih mudah dikelola. Dan janganlah heran jika kampus saya tercinta saat ini ramai menggunakan layanan ini. Dengan menggunakan basis dari WordPress ini kemudian muncullah istilah UNS NGEBLOG. Dan jangan heran jikalau peringkat UNS versi Alexa menunjukkan suatu progress kenaikan di tingkat traffik pengunjung,pageviews, reach dan elemen lainnya.
BTW, sejauh mana UNS menggunakan layanan ini, mari bersama-sama kita telaah satu persatu dan setidaknya ada 6 website atau blog yang menggunakan machine wordpress:
1. Layanan Blog Staff dan Karyawan
Web yang beralamatkan di http://staff.uns.ac.id ini dianggap sebagai pelopor dipakainya layanan WordPress di kampus Sebelas Maret. Mulai dibuat sekitar Akhir bulan Agustus 2008, yang dibuat sedemikian rupa sehingga diharapkan mulai dari Rektor beserta jajarannya, Dekan beserta jajarannya, Dosen dan sampai staff-staff pun ambil bagian di dalamnya. AlHasil, sampai sekarang sudah tercatat sekitar 200 Blogger dari Staff.uns.ac.id yang aktif menuliskan idenya lewat blog tersebut. Dan yang paling menghebohkan, Staff.uns.ac.id menduduki peringkat pertama dalam “Where people go on uns.ac.id-nya Alexa” mengalahakan website SPMB dan mungkin akan sulit terkejar lagi dari sub domain-sub domain yang lainnya. Sekitar bulan September di tahun yang sama, Kampus FKIP UNS juga membuat layanan yang sama untuk civitas dosen dan staffnya secara pribadi. Versi yang digunakan adalah wordpress versi Multi User ( WordPress MU ) Read more
Tentang WordPress MU
SEKILAS TENTANG… ?
Pernahkah berpikir menjalankan ratusan ribu blog hanya dengan memasang satu CMS WordPress saja ? Adalah WordPress MU atau lengkapnya WordPress Multi User jawabannya, merupakan salah satu varian lain dari CMS WordPress yang dapat menjalankan dan memanaj blogger-blogger dalam satu mesin CMS saja . Bedanya dengan WordPress biasa atau katakanlah Single User terlihat dalam keleluasaan setiap kepemilikan blog, meskipun setiap versinya, WordPress mempunyai kemampuan untuk menampung banyak blogger.
Untuk mempermudah akan saya coba memberikan sebuah gambaran seperti ini misalkan ada sebuah rumah yang terdiri dari ayah, ibu, budi dan ani berdomainkan keluarga.com. Pada single user, setiap anggota rumah memposting suatu tulisan mereka ke blog keluarga.com. Contohnya dapat dilihat di news.uns.ac.id, baik itu sebagai admin, author, editor ataupun contributor. Sedangkan konteks WP MU, setiap anggota keluarga bisa diberikan subdomain bagi blognya masing-masing di dalam domain keluarga.com, misalnya ayah.keluarga.com, ibu.keluarga.com. Contoh konkret dapat dilihat pada staff.uns.ac.id. atau wordpress.com sendiri.
IDEAL DIGUNAKAN UNTUK … ? Read more
Cerita tentang Matt
Siapa yang belum kenal Matt Wullenbeg ? Dialah co-founding pengembang di belakang open source WordPress blogging platform. Salah satu jutawan di usianya yang masih muda yang juga pendiri perusahaan Automattic serta penasihat Sphere dan WeGame…
Tokoh yang bernama lengkap Matthew Charles Mullenweg ini lahir di Houston, Texas, Amerika Serikat 11 Januari 25 tahun yang lalu. Tapi, di usianya yang masih sangat muda itu, dengan WordPress, ia sudah menangguk keuntungan sekitar US$40 juta!. Matt begitu akrab dipanggil, telah mencatatkan dirinya sebagai salah satu orang yang paling berpengaruh di dunia Internet. Tahun lalu, majalah Business Week telah menobatkan dirinya menjadi satu dari 100 tokoh paling berpengaruh di Internet. Selain itu Ia juga telah berhasil masuk daftar peringkat pengusaha daring terkaya di bawah usia 30 tahun versi Retire
Bersama teman-temannya, mantan karyawan CNET ini pertama kali memperkenalkan WordPress, yang berbasis open source, pada 27 Mei 2003. Keunikan WordPress ada pada semangat pendirinya yang bersedia membebaskan semua orang untuk ikut berpartisipasi mengembangkan program tersebut. Berkat dukungan dari komunitas pengembang program dan para pemakainya sendiri, WordPress berhasil melejit dengan cepat. Pada Tahun 2008, layanan itu telah menjadi tempat “nongkrong dan singgah” hampir 3 juta blogger di seluruh dunia dan sekitar 300 ribu di antaranya berasal dari Indonesia.
Semua itu pun berawal dari niatan sederhana. Sekitar pertengahan tahun 2002, Matt yang sekarang tinggal di San Fransisco USA ini menggunakan software blog b2/cafelog untuk melengkapi foto-foto yang didapatnya ketika mengunjungi Washington. Beberapa bulan setelah pengembangan software b2 dihentikan, pada Januari 2003, pria yang akrab dipanggil Matt ini kemudian mengumumkan bahwa dirinya akan mengembangkan b2 agar sesuai dengan standard web saat itu. Ia pun mengajak rekannya, Mike Little dan kemudian juga dibantu oleh pengembang asli dari b2, Michel Valdrighi.
Sejak saat itu, Read more









